Festival Lesung Osap : Tradisi Dayak Kenyah Badeng yang Terus Menggema di Kalimantan Timur

Berau, Kalimantan Timur – Kampung Bena Baru kembali memancarkan tradisi budaya nya yang unik membuat pusat perhatian pecinta budaya Nusantara tertuju kepada Festival Lesung Osap, Festival ini merupakan ungkapan rasa syukur masyarakat Dayak Kenyah Badeng atas hasil panen serta menjadi sarana untuk melestarikan adat istiadat dan warisan budaya leluhur.
Kepala Kampung Bena Baru Nyelung Jalin menyampaikan, bahwa Festival Lesung Osap sudah dilaksanakan sejak 1985. Kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi lama yang telah diwariskan secara turun-temurun. Tradisi ini menjadi bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas keberhasilan masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian, mulai dari proses penanaman hingga masa panen.
Di Kampung Bena Baru, kegiatan pertanian biasanya dimulai pada bulan Juni dengan penanaman padi, dan hasilnya dipanen sekitar bulan Mei tahun berikutnya. Setelah masa panen usai, masyarakat menyampaikan rasa syukur mereka dengan menumbuk beras di dalam lesung. Kebiasaan ini terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi berikutnya hingga saat ini.
RAGAM KEGIATAN BUDAYA
Syukuran Pasca Panen
Masyarakat menumbuk beras di lesung sebagai simbol rasa syukur dan keberhasilan dalam bertani. Tradisi ini telah berlangsung sejak dahulu dan diturunkan secara turun-temurun.
Tari Khas Datun Julud
Tari Datun Julud adalah salah satu tarian khas Dayak Kenyah Badeng yang menggambarkan kehidupan dan budaya mereka. Penampilan ini melibatkan berbagai kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa.
Lomba Perahu Panjang dan Perahu Naga
Sebagai bagian dari perayaan, diadakan lomba perahu panjang dan perahu naga. Kompetisi ini melibatkan masyarakat dalam kegiatan yang menguji kekompakan dan semangat kebersamaan. Lomba ini juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang hadir.

Pameran Budaya Lokal
Festival ini juga menyajikan pameran budaya yang menampilkan kerajinan tangan, pakaian adat, dan artefak budaya lainnya. Pameran ini bertujuan untuk mengenalkan kekayaan budaya Dayak Kenyah Badeng kepada pengunjung dan generasi muda.
Festival Lesung Osap bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga memiliki makna mendalam sebagai upacara kesuburan. festival ini bertujuan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat, serta menjadi daya tarik wisata budaya yang otentik di Kabupaten Berau.
Pemerintah Berau pun mendukung penuh penyelenggaraan festival ini sebagai langkah untuk melestarikan budaya daerah sekaligus mengembangkan potensi pariwisata budaya yang menarik. Lewat ajang ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk mempertahankan dan melestarikan tradisi serta warisan budaya nenek moyang mereka.
Sri Astuti (226671027)