2, May 2024
DESA BUDAYA PAMPANG, DESA WISATA BUDAYA UNGGULAN DI SAMARINDA

Oleh : Catur Wigati (216671010) dan Rasiyidatur Ridha (216671018)

Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi Indonesia yang terkenal dengan keindahan wisata alam eksotisnya. Mulai dari pantai, sungai, danau, gua, hingga pulau – pulai eksotis terdapat didalamnya. Selain wisata alamnya kalimantan timur juga memilki wisata budaya unggulan yaitu Desa Wisata Budaya Pampang.

Desa Wisata Budaya Pampang merupakan sebuah desa wisata yang menarik perhatian dan menjadi tujuan utama bagi wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara yang ingin berkunjung Samarinda, Desa ini memiliki keragaman budaya Dayak Kenyah yang masih kental dengan adat istiadatnya. Desa Wisata Budaya Pampang setiap tahunnya mengadakan Festival Adat Ulang Tahun  dan  Pasca Panen yang dimana dalam festival ini dapat menarik perhatian wisatawan mencapai 2,500 pada festival tersebut.

Desa Wisata Budaya Pampang berlokasi di Jl. Wisata Budaya Pampang, Kelurahan Budaya Pampang, Kecamatan Samarinda Utara. Desa ini merupakan salah satu wisata yang masih kental akan budaya terkhususnya dari Suku Dayak Kenyah yang mayoritas menetap di wilayah ini. Jarak dari Bandara Internasional APT Pranoto ke Desa Budaya Pampang sekitar 10,5 km dengan jarak tempuh sekitar 25 menit. 

Setelah sampai ditempat, kita langsung di sambut dengan Rumah Adat Lamin ‘Temung Tawai’ yang khas dengan sentuhan Suku Dayak Kenyah serta beberapa kios souvenir tertata rapi disekitaran rumah adat. Disinilah pertunjukan – pertunjukan seni akan ditampilkan oleh warganya. Pertunjukan seni secara rutin dilaksanakan setiap hari Minggu yang menampilkan budaya Suku Dayak Kenyah.

Budaya yang ditampilkan berupa tarian – tarian yang meliputi semua kalangan usia. Mulai dari anak – anak, remaja, hingga lanjut usia ikut andil dalam penampilan pentas seni tersebut. Sebelum dimulai, sang pembawa acara akan memberi penjelasan tentang makna dari tarian yang akan digelar. Adapun jenis – jenisnya meliputi Pamudalasan, Pemung Tawai, Tari Enggang, Manyam Tali, pangpagaq dan lain – lain. Selain itu, instrumen musik pun dimainkan secara langsung menggunakan alat musik tradisional mereka serta mengenakan baju adat Dayak dan beberapa aksesoris.

Wisatawan tidak perlu khawatir menjadi bosan karena terdapat beberapa tarian yang dapat diikuti. Salah satunya pada tarian Anyam Tali, wisatawan akan diajak untuk ikut mengayam sebuah tali – tali kain besar yang telah dipasang hingga melepas kembali anyam-an tali tersebut.

Dilansir mytrip.co, Suku Dayak Kenyah juga dikenal dengan manusia bertelinga panjang yang dihiasi dengan belasan anting dikedua telinganya. Telinga Panjang awalnya berkaitan dengan tingkat sosial kebangsawanan, dimana panjang telinga kaum pria tidak boleh melebihi bahu dan kaum wanita boleh hingga sebatas dada. Namun, tradisi pemanjangan telinga yang disebut Telingan Aruu sudah jarang dilakukan.

JAM BUKA DESA WISATA BUDAYA PAMPANG

Desa Budaya Pampang buka setiap hari mulai dari pukul 10.00 – 17.00 WITA. Namun khusus pada hari Minggu dimulai pada pukul 14.00 WITA untuk menampilkan Pagelaran Budaya Desa Wisata Budaya Pampang.

HARGA TIKET MASUK DESA BUDAYA PAMPANG

Tiket masuk Desa Budaya Pampang pada hari Senin – Sabtu Rp 10.000 per orang. Pada hari Minggu Rp 40.000 per orang. Wisatawan akan dikenakan biaya tambahan jika ingin berfoto bersama suku asli setempat.

Maka tidak heran Desa Wisata Budaya Pampang dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin melihat kebudayaan Suku Dayak Kenyah. Hal inipun tidak lepas dari keseriusan masyarakat dan pemerintah untuk terus mempertahanakan tradisi leluhurnya sebagai bagian warisan budaya Nusantara. Tidak hanya unsur sejarah dan budaya saja namun terdapat banyak unsur edukasi yang dapat dikenalkan yaitu kita dapat mengetahui dan mempelajari tentang budaya asli Kalimantan Timur, Dayak Kenyah.

Referensi : https://tinyurl.com/sukudayakpampang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *