Melupakan Sejenak Kejenuhan Kota di Pulau MIANG
Davi May Fakhrul
NIM : 216671039

Jauh di lepas pantai Kalimantan Timur, di Kab. Kutai Timur, Kec. Sangkulirang terdapat sebuah daratan kecil bernama Pulau Miang. Meski belum setenar Derawan atau Kakaban yang ada di Kab. Berau, Pulau Miang menyimpan pesona bahari yang memikat. Keberadaannya seperti berlian tersembunyi yang menunggu untuk ditelusuri.
Daya Tarik Wisata
Bagi penyelam dan pecinta snorkeling, Pulau Miang adalah tempat impian. Gugusan terumbu karang warna-warni membentang luas, menjadi rumah bagi ratusan jenis biota laut. Ikan-ikan eksotis berlenggok-lenggok dengan riang, mulai dari ikan nemo yang lincah hingga ikan pari manta yang anggun.

Sensasi berenang bersama kawanan ikan barakuda patut dinikmati, ditambah lagi menyaksikan gurita berbintik yang berkamuflase sempurna. Di kedalaman tertentu, penyelam bahkan dapat menyaksikan formasi terumbu karang yang menyerupai patung bawah air, menambah keajaiban dunia di bawah laut sekitar Pulau Miang.
Pulau Miang merupakan salah satu situs diving dan snorkeling yang populer di Kalimantan Timur. Terumbu karang di pulau ini sangat beragam, mulai dari karang keras hingga karang lunak. Ikan-ikan warna-warni, seperti clownfish, butterflyfish, dan lionfish, berkeliaran di antara terumbu, serta penyu hijau yang berkeliaran menciptakan pemandangan yang menakjubkan.

Tempat yang sangat cocok bahkan bisa dikatakan surga bagi para penghobi mancing ikan. Memiliki banyak spot-spot yang banyak ditempati oleh ikan karang maupun ikan pelagis.

Jejak Sejarah
Selain keindahan alam, Pulau Miang juga menyimpan jejak sejarah dan budaya. Di pulau ini terdapat sumur minyak peninggalan kolonial Belanda berusia sekira seabad, yang merupakan saksi bisu industri minyak bumi lokal pada masa lampau. Desa nelayan tradisional dengan rumah panggung di teluk menambah pesona autentik pulau ini.
Langkah menuju Pulau Miang
Untuk mencapai Pulau Miang, wisatawan tak perlu perjalanan jauh yang melelahkan. Dari Kecamatan Sangkulirang, hanya dibutuhkan waktu 45 menit perjalanan laut. Dengan biaya yang relatif terjangkau, wisatawan sudah bisa mewujudkan liburan impian di pulau eksotis ini.
Kepala Desa Pulau Miang Alimuddin Daud menyadari potensi wisata maritim di Pulau Miang masih perlu diolah dan ditingkatkan guna menarik lebih banyak pengunjung. Sudah banyak pihak swasta yang membangun vila di sini. Ada enam vila untuk dinikmati para pengunjung di Pulau Miang.
Waktu berlibur yang baik di Pulau Miang ini saat – saat air laut sedang pasang. Namun, biasanya pengunjung tidak mengenal hal itu. Libur panjang sekolah atau libur hari raya membuat lonjakan wisatawan ke Desa Pulau Miang. Pada waktu-waktu tersebut vila atau homestay yang disediakan bakal terisi penuh.
